Resensi Buku: BERSAMA RAKYAT TNI KUAT, Penulis DR. Abdullah Fathoni, S.E., M.M.

BERSAMA RAKYAT TNI KUAT
Analisis Komprehensif Akademis Untuk Mencari Titik Keseimbangan Baru
Hubungan TNI – Rakyat

IMG-20151127-WA0001

Penulis saat ini berdinas sebagai Perwira Menengah Subdis Binjahril Diswatpersau, Cilangkap, Jakarta.

Surat Telegram Paglima TNI Nomor 55/I/2014 tanggal 1 Januari 2014 adalah dasar penulisan buku dengan judul “Bersama Rakyat TNI Kuat”, merupakan analisis komprehensif akademis yang melihat Organisasi TNI secara kelembagaan dan Prajurit TNI secara orang perorang dalam tugas yang telah dirumuskan oleh keputusan politik, yaitu OMP atau OMSP sehingga diperoleh titik keseimbangan baru hubungan TNI-Rakyat. Alasan pentingnya penulisan buku ini adalah upaya untuk melakukan dokumentasi dengan baik dan sebagai bahan untuk melakukan sosialisasi dua arah kepada Prajurit TNI dan Rakyat terhadap motto pengabdian TNI yang telah digagas langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko. Adapun kesimpulan besarnya dalam buku ini adalah implementasi secara baik motto “Bersama Rakyat TNI Kuat” akan mendapatkan respon balik yang positif “Bersama TNI Rakyat Kuat”, akan tetapi rumusan dan parameter “Kuat” bagi TNI dan “Kuat” bagi Rakyat adalah dua hal yang berbeda.

Tahapan penulisan buku ini adalah; Pertama, mencari sumber-sumber resmi berupa buku, catatan atau peraturan di Setum Mabes TNI; Kedua, melakukan wawancara langsung pada para Pejabat TNI dan masyarakat sipil serta beberapa personel LSM dan politisi untuk mencari bobot pengkajian hubungan TNI-Rakyat; Ketiga, mengkaji buku-buku referensi dari kalangan akademisi dan praktisi kemudian dipetakan secara akademis pokok masalah kontemporer peran Militer di Dunia Internasional dan peran TNI di Indonesia; Keempat, pendekatan yang dilakukan oleh Penulis guna mengelaborasi motto “Bersama Rakyat TNI Kuat”, yaitu pendekatan history atau pendekatan sejarah, pendekatan legislasi melalui pengkajian Peraturan Perundang-undangan dan pendekatan empiris akademis dengan melihat semua fakta di lapangan.

Penulisan buku ini memperkuat pendapat dan pernyataan Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono dan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko tentang Netralitas TNI (2014) dan juga memperkuat pendapat Samuel P. Huntington tentang peran Perwira Militer di Dunia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (2003).

Add Comment